Menangis untuk Imam Husein
bersama Ustadz Abdullah Beik, MA
Tanya
Saya sudah berkali-kali mengikuti acara-acara peringatan duka seperti Asyura, Arbain, atau syahadah para imam lain. Tapi sampai sekarang saya sangat sulit untuk menangis. Padahal yang saya dengar, pahala tangisan itu sangat besar. Saya sering merasa iri dengan mereka yang sangat mudah menangis meneteskan air mata. Pertanyaan saya:
- Apakah orang seperti saya, yang hanya bisa merasa sedih, tapi tidak bisa sampai meneteskan air mata, juga mendapatkan pahala?
- Bagaimanakah caranya supaya saya bisa meneteskan air mata?
- Bolehkan saya melakukan hal-hal yang menyakiti diri sendiri (seperti memukul tubuh sekeras mungkin, atau membuat tubuh sampai berdarah) supaya saya betul-betul merasakan penderitaan para imam, dan dengan itu akhirnya saya bisa menangis?
Jawab

